Oleh: herrywidayat | Mei 28, 2009

PANDUAN MANAJEMEN SEKOLAH PENTING DIPEDOMANI UNTUK KEPALA SEKOLAH DAN CALON KEPALA SEKOLAH

I. DASAR – DASAR MANAJEMEN

  1. Apa arti memanage atau mengelola sekolah ?
  • Memanage atau mengelola sekolah artinya : mengatur agar seluruh potensi sekolah berfungsi secara optimal dalam mendukung tercapainya tujuan sekolah.Jadi kepala sekolah mengatur agar guru dan staf lain bekerja secara optimal, dengan mendayagunakan sarana dan prasarana yang dimiliki serta potensi masyarakat demi mendukung keercapaian tujuan sekolah.

2.  Mencakup apa saja tugas kepala sekolah dalam megelola sekolah ?

  • Proses pengelolaan sekola h mencakup 4 tahap, yaitu perencanaan ( planning), mengorganisasikan ( organizing ), pengerahan actuating ), dan pengawasan ( controlling ), biasanya disingkat POAC.
  • Dalam tahap perencanaan, sekolah merencanakan kegiatan apa saja yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
  • Dalam tahap pengorganisasian, kepala sekolah menetapkan memfungsikan organisasi yang melaksanakan kegiatan tersebut.
  • Dalam tahap pengerahan, kepala sekolah menggerakkan seluruh orang yang terkait untuk secara bersama – sama melaksanakan kegiatan sesuai dengan tugasnya masing – masing.
  • dalam tahap pengawasan, kepala sekolah mengendalikan dan melakukan supervisipelaksanaan kegiatan tersebut, sehingga dapat mencapai sasaran secara efektif dan efisien

3.   Bagaimana cara menyusun perencanaan sekolah yang

baik ?

  • Proses penyusunan rencana di sekolah meliputi 7 tahap, yaitu : a) mengkaji kebijakan yang relevan, b) menganalisis kondisi sekolah, c) merumuskan tujuan, d) mengumpulkan data dan informasi yang terkait, e) menganalisis data dan informasi f) merumuskan alternatif dan memilih alternatif program dan g) menetapkan langkah – langkah kegiatan pelaksanaan

4. Bagaimana cara mengorganisasikan sekolah dengan baik?

  • Mengorganisasikan berarti melengkapi program yang telah disusun dengan susunan organisasi pelaksananya ( orang / tenaga ).
  • Dalam organisasi, setiap kegiatan ( apa ) harus jelas siapa yang mengerjakan, kapan dikerjakan, dan apa targetnya. Empat kata kunci ( apa, oleh siapa, kapan dan apa targetnya ) itu harus jelas dalam pengorganisasiannya.
  • Dalam mengorganisasikan sekolah, Kepala sekolah harus mengetahui kemampuan dan karakteristik guru dan staf lainnya sehingga dapat menempatkan mereka pada posisi / tugas yang sesuai. Juga harus diketahui tugas apa yang sedang dikerjakan, sehingga tidak terjadi beban tugas yang berlebihan ( overloaded ) jika pelaku kegiatan terdiri lebiah dari satu orang, harus jelas penanggung jawabnya. Mengingat suatu program biasanya terdiri dari beberapa bagian yang mungkin sekali dikerjakan oleh orang yang berbeda, maka dalam pengorganisaian harus jelas bagaimana hubungan antar bagian tersebut dan siapa yang bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan.
5.    Bagaimana cara menggerakkan warga sekolah agar melaksanakan
      tugasnya secara optimal ?
  • Salah satu cara menggerakkanan guru tdan karyawan agar dapat bekerja secara optialah adalah dengan menerapkan prinsip motivasi. Artinya, kepala sekolah merangsang agar guru dan staff lain termotivasi untuk mengerjakan tugas.

Orang akan termotivasi untuk mengerjakan sesuatu jika :

a. Yakin akan mampu mengerjakan

b. Yakin bahwa pekerjaan tersebut memberi bermanfaat bagi dirinya

c. Tidak sedang dibebani oleh problem pribadi atau tugas lain yanglebih

penting atau mendesak

d. Tugas tersebut merupakan kepercayaan bagi yang bersangkutan , dan

e. Hubungan antar teman dalam organisasi tersebut harmonis.

Jadi tugas kepala sekolah adalah meyakinkan dan menciptakan kondisi, agar guru dan staf lain yakin bahwa pekerjaan yang diberikan, mengandung ke 5 aspek tersebut.

6. Bagaimana cara melaksanakan pengawasan agar berhasil de-

ngan baik ?

Pengawasan ( superrvisi ) adalah menemukan hambatan yang terjadi sehingga segera dapat diatasi

Agar dapat berhasil dengan baik, ada beberapa prinsip dasar supervisi yang harus diterapkan, yaitu :

a. Pengawasan bersifat membimbing dan membantu mengatasi kesulitan

dan bukan mencari kesalaha. Dengan demikian dalam mlakukan penga
wasan, kepalaa sekolah harus memfokuskan perhatian pada usaha me
hambatan yang dihadapi oleh guru dan staf, dan tidak semata –
mata mencari kesalahan. Jika terpaksa harus menunjukkan kekeliruan
harus disampaikan sendiri dan tidak dimuka  orang lain.
b. Bantuan dan bimbingan diberikan secara tidak langsung. artinya,
agar yang bersangkutan mampu mengatasi sendiri, sedang
kepala sekolah hanya mebantu. hal ini penting untuk menumbuhkan
kepercayaan diri yang pada akhirnya menumbuhkan motivasi kerja.
c. Balikan atau saran harus segera diberikan . hal ini dimaksudkan    a
gar    yang bersangkutan dapat memahani dengan jelas keterkaiatan an
tara saran dan balikan tersebut dengan kondisi yang dihadapi.Dalam
beikan balikan sebaiknya dalam bentuk diskusi, sehingga terjadi pembahasan terhadap masalah yang terjadi


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: